Screenshoot 1

Sabtu, 24 Agustus 2013 | Non Bank | Iwan Setiawan

LKM Tidak Boleh Dimiliki Asing

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, pembentukan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Tanah Air harus dimiliki oleh Indonesia sepenuhnya. OJK siap mencabut izin bila ditemukan pihak asing memiliki LKM di Indonesia.

Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani mengatakan, sebisa mungkin pembentukan LKM memiliki manfaat bagi perekonomian Indonesia, terutama memperluas akses masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan. Hal itu menjadi penting mengingat akses keuangan masyarakat masih terbilang kecil.

“Kalau LKM dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Nanti kalau tidak siap, bisa di delegasikan kepada mereka yang OJK tunjuk,” kata Firdaus di Jakarta, baru-baru ini.

Firdaus berharap agar pembentukan LKM nanti dimiliki oleh Indonesia, tidak diperkenankan bagi pihak asing untuk memiliki LKM dan menggarap lahan yang menjadi domain LKM Tanah Air. Bahkan, OJK juga tidak segan-segan memberikan sangksi tegas bila kedapatan ada LKM dimiliki asing.

“Kita akan kenakan sangksi tegas tentunya. Jangan dong asing sampai masuk ke daerah-daerah seperti itu. Kalau asing punya LKM, nanti izinnya akan kita cabut,” tegasnya.